Netral English Netral Mandarin
banner paskah
07:58wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Aktivis FPI Pembuat Video Siswa SMA Tuntut HRS Dibebaskan Minta Maaf, Netizen: Ciri2 Kadrun, Berkepribadian Ganda

Sabtu, 03-April-2021 10:50

Helmi Tanjung
Foto : Berita Heboh
Helmi Tanjung
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemuda bernama Helmi Tanjung mendadak viral di media sosial. Ia  yang merupakan mantan aktivis FPI menyampaikan permintaan maaf kepada polisi, tentara, dan pihak sekolah karena telah membuat video deklarasi pelajar menuntut HRS dibebaskan.

Di akun FB Mak Lambe Turah, banyak warganet memberikan komentar pedas kepada pemuda itu.

MLT: “EDISI MINTA MAAF GAISSS.”

Ahmad Sudiyanto: "Meminta maaf berarti mengakui kesalahan, selanjutnya apa..? Proses hukum donk, supaya nggak nular ke yg lain dengan seenaknya sendiri intervensi hukum memanfaatkan anak" sekolah."

Sibarani Purbatua: "Ma'afnya di terima.. Tapi, anda telah mendoktrin anak bangsa, yg tidak sejalan dgn cita" bangsa.. Hukum tetap berjalan.… "

Sparta Panggalo: “Bisa2x anak sekokah lu cuci otaknya.”

Luhut Tobing: “Ciri2 kadrun..sengaja berbuat salah dan minta maaf. Kadrun berkepribadian ganda.”

Sebelumnya diberitakan, video permintaan maaf Helmi sempat viral di twitter bahkan Bupati setempat mencari pelakunya.' Helmi Tanjung diketahui pernah ikut FPI. 

Helmi Tanjung membuat sebuah pengakuan dan meminta maaf setelah video dirinya mendeklarasikan 'Bebaskan Habib Rizieq' viral di media sosial.

Seperti diketahui, aksinya itu dilakukan usai siswa kelas XII SMA Negeri 1 Ulakan Tapakis Padang Pariaman melakukan Ujian Sekolah Daring Berbasis Web.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumbar melalui Kabid Pembinaan SMA Disdik Sumbar Suryanto.

Ia menyatakan, setelah ujian siswa kelas XII tersebut pergi ke makam Syekh Burhanuddin untuk 'malapeh niek' setelah ujian terakhir, Rabu 17 Maret 2021.

"Sesuai tradisi masyarakat Ulakan Tapakis umumnya, di sana mereka foto bersama kawan-kawan angkatan," ungkap Suryanto.

Suryanto menambahkan, ternyata disela-sela foto bersama, dimanfaatkan oleh oknum tersebut.

"Sudah diklarifikasi dan kami mengajukan keberatan. Oknum yang bersangkutan sudah meminta maaf," tambah Suryanto.

Suryanto menuturkan, pengakuan dan permohonan maaf tersebut disampaikan melalui sebuah video berdurasi 1 menit 12 detik.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillahirrohmanirrohiim. Alhamdulillah, Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, was-sholaatu wassalaamu ‘alaa asyrofil anbiyaa-i wal mursaliin, wa’ala alihi wa’ashabihi aj’ma’iin."

"Bersyukur kepada Allah dengan mengucapkan Alhamdulillaahi robbil‘aalamiin. Bersalawat kepada Rasulullah dengan mengucapkan Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala Ali Sayyidina Muhammad."

"Saya, bernama Helmi Tanjung meminta maaf atas pembuatan video yang melibatkan siswa siswi SMA 1 Ulakan Tapakis, kemarin Selasa 16 Maret 2021 yang bertepatan di area makam Syekh Burhanuddin tentang permohonan pembebasan Habib Rizieq Shihab."

"Dengan perbuatan saya ini berdampak dapat mengakibatkan merugikan pihak sekolah dan siswa-siswi tersebut."

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh kalangan, masyarakat, Polri, TNI, pemerintah dan semuanya. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," tutupnya dinukil Tribunnews.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto