Netral English Netral Mandarin
banner paskah
16:11wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Aksi Tragis Perempuan Teroris di Mabes Polri, FH: Sepanjang Guru2 Terus Dibiarkan Mengajarkan Kesesatan, Teror Akan Terus Terjadi karena...

Rabu, 31-Maret-2021 18:45

Perempuan diduga teroris penyerang Mabes Polri
Foto : Jawa Pos
Perempuan diduga teroris penyerang Mabes Polri
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Warganet heboh. Mendadak Mabes Polri diserang perempuan diduga teroris. Meski berhasil ditembak mati, namun menyisakan kengerian.

Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapan terkait bagaimana mestinya menanggapi insiden tragis tersebut.

“Sepanjang guru2 dan tokoh mrk terus dibiarkan mengajarkan kesesatan , maka aksi terorisme akan terus terjadi krn ada yg mengajari, ada yang membiayai dan ada yg menjanjikan surga. Disesatkan dgn dogma,” kata Ferdinand, Rabu 31 Maret 2021.

“Pelaku melakukan teror bkn krn dibayar jd motifnya bkn ekonomi tp keyakinan,” imbuh Ferdinand.

Untuk diketahui, seorang terduga teroris tertembak saat hendak memasuki Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/3). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

Aparat kepolisian kini menjaga ketat setiap sudut Kompleks Mabes Polri. Berdasarkan video yang beredar, terduga teroris itu tampak mengenakan gamis hitam dengan tutup kepala berwarna biru.

Melihat seorang terduga teroris itu masuk ke kawasan Mabes Polri, aparat dengan sigap langsung melakukan penembakan. Suara tembakan terdengar lebih dari satu kali di markas Korps Bhayangkara itu.

Petugas parkir di kawasan Mabes Polri, Ari mengungkapkan, diduga terduga teroris yang ditembak oleh aparat kepolisian berjenis kelamin perempuan.

“Teroris yang cewe meninggal ditembak,” ujar Ari.

Ari menduga, kawanan teroris yang memasuki markas Korps Bhayangkara itu berjumlah dua orang. Satu terduga teroris lainnya berjenis kelamin laki-laki.

“Terorisnya dua, cowoknya ngumpet nih enggak tahu dimana,” cetus Ari.

Ari mengakui, terdengar suara tembakan dari dalam Kompleks Mabes Polri. Dia pun kaget mendengar suara tembakan itu.

“Awalnya sekali kencang, saya dalam mobil langsung keluar. Ini orang iseng atau apa. Nggak mungkin ya kan orang di Bareskrim, enggak mungkin orang main petasan, ternyata bener tembakan,” pungkas Ari dinukil Jawapos.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto