Netral English Netral Mandarin
banner paskah
07:26wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Aksi Mensos Risma Sapa Pemulung dan Pengemis, Ini yang Dilakukan untuk Perbaiki Ekonomi

Kamis, 25-Februari-2021 17:00

Menteri Sosial, Tri Rismaharini menyapa pasangan suami istri, Anto dan Novi yang bekerja sebagai pemulung.
Foto : Kemensos
Menteri Sosial, Tri Rismaharini menyapa pasangan suami istri, Anto dan Novi yang bekerja sebagai pemulung.
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Salah satu rutinitas Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam perjalanan menuju kantor Kementerian Sosial (Kemensos) di Jalan Salemba Raya No 28 adalah menyapa pemulung dan pengemis.

Seperti hari ini, Kamis (25/2/2021) Mensos menyapa pasangan suami istri, Anto dan Novi yang bekerja sebagai pemulung. Menurut pengkuan Anto, sebelumnya ia pernah bekerja sebagai kuli di perusahaan Adhi karya. 

Waktu masih menunjukkan pukul 06.00 WIB, Mensos juga menyapa Siti Ropiah, seorang ibu dengan 2 anaknya yang sedang tidur di emperan toko di depan ITC Roxy Mas di Jalan Hasyim Ashari, Jakarta Pusat.   

Usai disapa mereka diajak ke Balai Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat, didampingi Tim Reaksi Cepat (TRC) Kemensos selanjutnya dilatih berbagai keterampilan dan kewirausahaan agar mampu memperbaiki ekonomi mereka.

Sebelum diajak ke Balai Pangudi Luhur, Bekasi, terlebih dulu dilakukan pengecekan kesehatan terhadap mereka untuk memastikan dalam kondisi yang sehat, termasuk terhadap anak-anak dari Siti Ropiah. 

Anto, 53 tahun, sudah lima tahun memulung dan istrinya Riki Noviyanti, 26 tahun, menemani suaminya. Siti Ropiah, 27 tahun, pengangguran mengurus dua anak dan satunya masih bayi. Sedangkan, Yunita Triana, 24 tahun, dengan seorang anak dan sekarang menganggur, tapi sebelumnya kerja di laundry selama 1,5 bulan. 

Pemulung dan pengemis merupakan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang diupayakan oleh Kemensos agar bisa mendiri secara ekonomi dengan bekal pembinaan kewirausahaan dan disalurkan kerja.

Melalui upaya rehabilitasi sosial terhadap PPKS tersebut, maka negara telah hadir di tengah kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi sehingga kelak diharapkan bisa hidup layak dan mandiri.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati