Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:52wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Wapres: Ajaran Agama Islam di Indonesia Utuh Diterapkan, Bhinneka Tunggal Ika Harus

Kamis, 04-Februari-2021 13:15

Ma'ruf Amin, Wakil Presiden.
Foto : Istimewa
Ma'ruf Amin, Wakil Presiden.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta seluruh umat Islam untuk tidak mempertentangkan ajaran agama dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Keislaman dan kebangsaan itu tidak boleh dibenturkan, tidak boleh diperdebatkan, karena kita sudah punya kesepakatan bahwa dalam melaksanakan ajaran Islam harus atas dasar kesepakatan," kata Wapres Ma’ruf dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Penerapan ajaran agama Islam di Indonesia, jelas Wapres, merupakan Islam yang utuh namun tetap dalam bingkai kesepakatan nasional, antara lain tertuang dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Oleh karena itu, yang terpenting saat ini ialah agar seluruh elemen bangsa menjaga kebhinnekaan dan kesepakatan nasional.

"Kita bersyukur pendiri bangsa ini meletakkan dasar-dasar kesepakatan, sehingga Bhinneka Tunggal Ika itu sebagai semboyan berbangsa dan bernegara. Yang harus kita lakukan sekarang adalah mengawal kebhinnekaan ini, menjaga kesepakatan-kesepakatan ini," jelasnya.

Wapres juga mengatakan isu-isu yang berkembang di media sosial tentang radikalisme, intoleransi dan ujaran kebencian merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama oleh seluruh masyarakat.

Stabilitas nasional dan keutuhan bangsa harus terus dijaga dengan menjaga kerukunan dan toleransi antarwarga, sehingga cita-cita Indonesia menjadi negara maju dapat segera tercapai.

"Menjadi kewajiban kita untuk terus mengawal ini, atas berbagai keriuhan-keriuhan yang ada di media sosial, berbagai ujaran kebencian, sikap-sikap intoleran, itu memang akan selalu ada; dari masa ke masa selalu ada tantangan ini," katanya, seperti dilansir Antara.

Wapres berharap seluruh masyarakat dapat menempatkan kerukunan dan toleransi antarmasyarakat menjadi prioritas dalam hidup berbangsa dan bernegara.

"Upaya-upaya yang kita lakukan dalam menjaga keutuhan bangsa ini harus menjadi sesuatu yang kita prioritaskan. Tanpa kerukunan dan toleransi, kita tidak bisa membangun menjadi negara maju," ujarnya.

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP