Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:17wib
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak gugatan pedangdut Rhoma Irama sebesar Rp1 miliar melawan PT Sandi Record. Komisi IX DPR akan memanggil Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang masih mengizinkan Vaksin AstraZeneca untuk digunakan di Indonesia.
Aisha Weddings, Ade: Satu Lagi, Akan Menjadikan Muslim Terpuruk dalam Keterbelakangan

Kamis, 11-Februari-2021 08:13

Aisha Weddings, Ade Armando sebut Satu Lagi, Akan Menjadikan Muslim Terpuruk dalam Keterbelakangan
Foto : Istimewa
Aisha Weddings, Ade Armando sebut Satu Lagi, Akan Menjadikan Muslim Terpuruk dalam Keterbelakangan
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Media sosial gempar dengan keberadaan wedding organizer (WO) Aisha Weddings yang mempromosikan pernikahan dini mulai dari usia 12 tahun.

Dalam situs Aisha Weddings, tertulis bahwa wanita Muslim harus menikah pada usia 12-21 tahun dan tidak lebih supaya berkenan di mata Allah dan suami.

Tergelitik dengan promosi yang menggunakan unsur agama, Dosen Universitas Indonesia Ade Armando mengatakan bahwa cara-cara seperti itu bisa menjadikan muslim terpuruk. 

"Satu contoh lagi lembaga yg akan menjadikan muslim terpuruk dalam keterbelakangan. Nama organisasinya Aisha Wedding, sebuah perusahaan jasa penyelenggara pernikahan. Mereka mengkampanyekan pernikahan di usia anak. Dumb," kata Ade Armando, Kamis (11/2/21).

Sebelumnya, publik dibgemparkan dengan promosi wedding organizer (WO) Aisha Weddings yang menggunakan dalil agama namun sangat konroversial.

"Semua wanita muslim ingin bertaqwa dan taat kepada Allah SWT dan suaminya. Untuk berkenan di mata Allah dan suami, Anda harus menikah pada usia 12-21 tahun dan tidak lebih," demikian kutipan penjelasan di situs Aisha Weddings.

"Jangan tunda pernikahan karena keinginan egoismu, tugasmu sebagai gadis adalah melayani kebutuhan suamimu. Anda harus bergantung pada seorang pria sedini mungkin untuk keluarga yang stabil dan bahagia. Jangan menjadi beban bagi orang tua Anda, temukan pria lebih awal!" lanjutnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto