Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:21wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Terbang ke AS? Cukup Tunjukkan Surat Bebas COVID-19

Selasa, 05-January-2021 12:20

Maskpai AS desak pemerintahnya untuk membolehkan penumpang tunjukkansSurat bebas COVID-19.
Foto : Antara
Maskpai AS desak pemerintahnya untuk membolehkan penumpang tunjukkansSurat bebas COVID-19.
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Kelompok yang mewakili maskapai penerbangan utama Amerika Serikat (AS) mendukung proposal pejabat kesehatan masyarakat untuk menerapkan program tes COVID-19 kepada penumpang udara internasional yang bepergian ke AS, menurut surat yang dilihat oleh Reuters, Selasa, (5/1/2021).

Maskapai untuk Amerika, yang mewakili American Airlines, United Airlines, Delta Air Lines dan maskapai besar lainnya, juga mendesak pemerintahan Trump dalam sebuah surat kepada Wakil Presiden Mike Pence "untuk bergerak maju dengan rekomendasi untuk membatalkan pembatasan masuk saat ini bagi para wisatawan dari Eropa, Inggris dan Brazil secepat mungkin bersamaan dengan program tes itu. "

Pada  November, Reuters melaporkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan  membatalkan pembatasan yang melarang sebagian besar warga negara non-AS bepergian ke Amerika Serikat dari 26 anggota wilayah Schengen yang memungkinkan perjalanan melintasi perbatasan terbuka di Eropa, Inggris, Irlandia, dan Brazil.

"Kami yakin program yang direncanakan dengan baik yang berfokus pada peningkatan tes wisawatan ke Amerika Serikat akan melanjutkan tujuan ini dengan cara yang jauh lebih efektif daripada pembatasan perjalanan menyeluruh yang saat ini diberlakukan," kata surat itu.”

Maskapai penerbangan mendukung proposal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS untuk menerapkan "program global yang mewajibkan tes bagi para pelancong ke Amerika Serikat," tambah surat itu.

Seorang pejabat senior administrasi mengatakan proposal CDC untuk memperluas persyaratan pengujian internasional menghadapi pertentangan yang signifikan di tingkat administrasi, termasuk di kantor Pence. Satuan tugas virus corona Gedung Putih diperkirakan akan bertemu Selasa dan masalah itu dijadwalkan untuk dibahas, kata para pejabat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada 28 Desember mulai mewajibkan semua penumpang maskapai yang tiba dari Inggris - termasuk warga AS - untuk menunjukkan hasil tes negatif COVID-19 yang dikeluarkan maksimal 72 jam setelah keberangkatan.

Seorang juru bicara CDC menolak berkomentar pada Senin tetapi badan tersebut mengatakan pekan lalu bahwa "upaya saat ini sedang berlangsung di AS untuk menilai pengurangan risiko yang terkait dengan pengujian dan tindakan pencegahan yang direkomendasikan lainnya ... dan mendapatkan beberapa tingkat kesepakatan tentang standar untuk menguji perjalanan udara internasional. "

Mulai Kamis, Kanada akan mewajibkan wisatawan berusia lima tahun ke atas yang menggunakan maskapai udara untuk menunjukkan hasil tes negatif COVID-19 sebelum kedatangan, demikian dilansir Antara.

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani