Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:38wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Ahok Selidiki 2 Kontrak LNG Pertamina Bermasalah, Netizen: Waduh Mulai Ngelawan Perusahaan Chaplin

Rabu, 13-January-2021 17:31

Ahok Selidiki 2 Kontrak LNG Pertamina yang diduga Bermasalah
Foto : Fajar Online
Ahok Selidiki 2 Kontrak LNG Pertamina yang diduga Bermasalah
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengendus hal yang tidak beres dalam kontrak jual beli gas alam cair (LNG) yang dilakukan perusahaan.

Mengutip CNBC Indonesia, Selasa (12/1/2021), Pertamina memiliki dua kontrak jual beli LNG yang diduga bermasalah. Salah satunya perjanjian dengan dengan Anadarko Petroleum Corporation pada Februari 2019.

Dalam perjanjian itu Pertamina akan membeli LNG dari Mozambik LNG1 Company Pte Ltd, entitas penjualan bersama yang dimiliki Mozambik Area 1 co-venturer.

Perjanjian itu berlaku untuk 1 juta ton LNG per tahun (MTPA) dengan jangka waktu 20 tahun dan direncanakan mulai dipasok pada 2024 mendatang.

Ahok mengatakan, pihaknya memang tengah melakukan audit internal untuk perjanjian jual beli LNG Pertamina yang bermasalah itu.

"Kami sedang nunggu hasil internal audit," ungkapnya.

Langkah yang dilakukan Ahok ternyata mendapat sorotan publik. Rabu (13/1/21) Akun FB Mak Lambe Turah ikut membagikan tautan dan cuitannya dikomentari banyak netizen.

MLT: "Waahhh ngeri ngeri sedaapp."

Wida Janjee: "Semoga sehat selalu pak AHOK."

Sang Alang: "Lanjutkan koh.."

Hanif: "Dan gak berapa lama lagi pun bermunculan akun2 kadrun luknut yg memaki Ahok."

Andre Kembar: "Waduh BTP mulai ngelawan perusahaan chaplin."

Sementara sebelumnya diberitkan, Ahok juga mengakui akan dua kontrak perjanjian jual beli LNG yang tengah diaudit. Namun dirinya enggan menjelaskan secara rinci.

"Kami periksa dua kontrak. Nanya ke Corcom (Corporate Communication Pertamina) saja," ujarnya.

Sebagai kilas balik, PT Pertamina (Persero) telah menandatangani Perjanjian Jual Beli (SPA) dengan Anadarko Petroleum Corporation untuk pembelian LNG dari Mozambik LNG1 Company Pte Ltd, yang merupakan entitas penjualan bersama yang dimiliki dari Mozambik Area 1 co-venturer.

Perjanjian jual beli tersebut untuk satu juta ton per tahun (MTPA) dengan jangka waktu 20 tahun, dan akan dimulai pada 2024 mendatang.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina periode saat itu yang dijabat oleh Basuki Trikora Putra sempat menuturkan, pembelian LNG dari Mozambik ini dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan mengantisipasi kekurangan pasokan gas di dalam negeri.

"Itu kan kami sesuaikan dengan rencana kebutuhan di domestik. Di 2024 itu kan kita memang terjadi kurang, sampai 2030 masih akan terjadi defisit, jadi prioritas untuk domestik. Jadi memang pengembangan proyek kilang dan juga untuk listrik nantinya kita masih butuh tambahan (gas), dan berharap proyek-proyek domestik berjalan lancar," ujarnya seperti dinukil Detik.com, Jumat (1/3/2019)

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto