Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:37wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Ada Meteor yang Jatuh di Buleleng, Bali? Ini Penjelasan BMKG

Minggu, 24-January-2021 15:18

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono
Foto : Istimewa
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono angkat bicara terkait dugaan adanya benda langit, meteor yang jatuh di Buleleng, Bali. Daryono bahkan membagikan sebuah link video penduduk di Buleleng, Bali yang menceritakan adanya suara ledakan. 

"Saksi mata meteor buleleng bali?," tanya Daryono, dikutip dari unggahan media sosial Twitternya, Minggu (24/1/2021).

Daryono lantas menjelaskan terkait ledakan yang terjadi di Buleleng, Bali tersebut. Dia mengaku alat BMKG, sensor seismik BMKG mencatat anomali gelombang seismik sktr pkl 02.27.17 UTC (10.27.17 WITA).

BMKG meyakini bahwa ledakan bukanlah berasal dari aktivitas gempa tektonik. Alasannya, dua sensos seismik BMKG tidak mencatat adanya aktivitas gempa tektonik tersebut.

"Kami meyakini bhw fenomena ini bkn aktivitas gempa tektonik krn 2 sensor seismik lainnya yg lokasinya relatif dekat tdk mencatatnya," jelas Daryono.

Tidak hanya itu, Daryono membagikan catatan sensor seismik BMKG di Singaraja (SRBI) pada pukul 10.27 WITA. Dia pastikan sinyal pada catatan SRBI tersebut bukan merupakan sinyal gempa tektonik. 

"Sebagai tambahan informasi, sejak pukul 08.00 WITA s.d saat ini tidak ada event gempa di wilayah Bali," tegas Daryono.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati