Netral English Netral Mandarin
07:26wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Aceh Pernah Minta Dikuasai Rusia, Budiman: Bisa2 Nama Orang Aceh Irwandi Yusufov, Cut Tariskova, Hasan Tirov, dsb

Minggu, 21-Februari-2021 18:21

Budiman Sujatmiko
Foto : Suara.com
Budiman Sujatmiko
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus PDIP Budiman Sujatmiko tiba-tiba mengunggah tautan artikel tentang Aceh di masa lalu yang permah meminta menjadi daerah protektorat Rusia. Sayang permintaan itu ditolak. 

"Wah kalau saat itu Tsar Rusia menyetujui permintaan Aceh u/ jd protektorat kekaisarannya melawan Belanda, bisa2 nama orang Aceh adalah Irwandi Yusufov, Cut Tariskova, Hasan Tirov dsb," kata Budiman melalui akun Twitternya, Minggu (21/2/21).

Budiman menunggah tautan id.rbth.com mengenai apa yang dimaksud.

Pada tahun 1875, ilmuwan dan penjelajah terkenal berkebangsaan Rusia Nikolay Miklukho-Maklay meminta pemerintah Rusia untuk memberikan status protektorat untuk wilayah timur laut Guinea Baru (Pulau Papua) dan Kepulauan Palau, yang telah ia periksa sejak lama.

Dia ingin Rusia melindungi rakyat Papua dari kolonialisasi Eropa.

Miklukho-Maklay secara konsisten mengajukan banding ke penguasa Rusia kala itu, Aleksandr II dan Aleksandr III, untuk mendukung inisiatif ini. Namun, keduanya tidak mendukung gagasan tersebut. Akhirnya, pada tahun 1885, wilayah timur Guinea Baru terbagi antara Kerajaan Inggris dan Jerman.

Pada 1879 dan 1898, Kekaisaran Rusia memiliki peluang untuk menguasai Aceh yang berada di utara Pulau Sumatra di Indonesia. Penguasa Aceh kala itu, Muhammad Daud Syah II, meminta Rusia untuk memberikan status protektorat kepada Kesultanan Aceh dan membantunya melawan pemerintah Hindia Belanda.

Sayangnya, permintaan sang sultan ditolak. Aceh akhirnya harus menyerah kepada Belanda pada 1904.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto