Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:05wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
30 Militan Taliban Tewas Usai Kursus Buat Bom, Eko: Lulus, Langsung Dapat Sertifikat

Kamis, 18-Februari-2021 20:27

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi
Foto : Facebook
Pegiat media sosial Eko Kuntadhi
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebanyak 30 militan Taliban tewas saat mengikuti kursus pembuatan bom di sebuah masjid. Bom yang Mereka rakit meledak, Sabtu (13/2) pagi.

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi pun ikut berkomentar terhadap berita ini. Menurutnya, para pengikut taliban Itu Tak Perlu lama Menunggu seritifikat kursus karena langsung dapat dari yang maha kuasa.

"Lulus. Langsung dapat sertifikat..." tulis Eko di akun Twitternya, Kamis (18/2/2021). 

Sebelumnya, Kantor Berita Khaama Press, Senin (15/2/2021) melaporkan militan Taliban telah berkumpul di masjid untuk dilatih tentang cara membuat bom dan IED. Masjid tempat kursus pembuatan bom itu adalah masjid di desa Qultaq di distrik Dowlatabad di provinsi Balkh.

Informasi dari Korps Shaheen ke-209, bagian dari Tentara Nasional Afghanistan, 30 militan termasuk enam warga negara asing ahli pembuat ranjau, tewas dalam ledakan pada.

Pernyataan itu mengatakan mayat enam warga negara asing itu tidak dapat diidentifikasi karena tubuh mereka hancur sehingga sulit dikenali.

Sementara itu, dari kejadian lain, pejabat keamanan melaporkan dua anak terbunuh oleh IED yang ditanam oleh Taliban di desa Qotar Blaq di Provinsi Kunduz.

Insiden ini terjadi ketika serangan dan kekerasan Taliban melonjak di seluruh Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir menyusul macetnya perundingan damai dengan pemerintah Kabul.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati